08
Sab, Agu
223 New Articles

Terkendala Memperoleh Sertifikat Berkelanjutan, Ketua MPR Dorong Pemerintah Perbaiki Data Petani Sawit

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Industri
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 23/6 --  Masih terkendalanya bagi petani kecil untuk proses memperoleh sertifikat kelapa sawit berkelanjutan, khususnya Sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil/RSPO, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian di daerah, untuk memperbaiki data petani sawit, dikarenakan banyak data ditemukan yang tidak valid sehingga menjadi penyebab sulitnya pendataan untuk proses pembuatan sertifikasi petani.


"Mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian daerah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, membantu petani untuk menyelesaikan permasalahan lahan perkebunannya, dikarenakan saat ini masih terjadi tumpang tindih lokasi kebun petani dengan hak guna usaha dan kawasan hutan," kata Bamsoet di Jakarta, Selasa (23/6/2020).


Ketua MPR juga mendorong Pemerintah  melakukan pemetaan partisipatif untuk menertibkan kepemilikan Surat Tanda Daftar Budidaya/STDB dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan/SPPL bagi petani, dan berupaya agar petani dapat dianggap sebagai penghasil sawit berkelanjutan.

"Mendorong pemerintah memberikan pendampingan dan keterampilan kepada petani sawit agar mereka bisa mendapatkan sertifikat RSPO yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan penggunaan produk kelapa sawit berkelanjutan yang memenuhi standar global dan juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," pungkasnya. ***