HOAX, Isu Polisi Sadap IMEI Ponsel

IMEI Pada Ponsel (Ilustrasi)

ASATUNEWS.CO.ID—Kominfo menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa Polri melakukan penyadapan terhadap nomor IMEI ponsel pengguna adalah hoaks. “Informasi yang viral tersebut adalah hoaks,” seperti tertulis pada siaran pers Kominfo, Kamis (24/5).

Humas Kominfo menjelaskan bahwa di masyarakat beredar informasi kalau ponsel pengguna mengeluarkan nomor IMEI tertentu berarti nomor tersebut disadap.

Kominfo menegaskan bahwa dua digit terakhir nomor IMEI tersebut adalah nomor SV (software version). Hal ini dilakukan oleh pabrikan tertentu. “Dua digit terakhir yang dilambangkan /01 atau /02 adalah nomor versi perangkat lunak. Bukan tanda ponsel sedang disadap.”

Mereka menampilkan nomor IMEI beserta SV dengan format yang lengkap, dan dipisahkan tanda garis miring. Format seperti ini dikenal sebagai IMEISV.

IMEI sendiri adalah International Mobile Equipment Identity. Ini adalah kode unik yang terdiri dari 15 digit angka yang dimiliki oleh tiap transceiver (perangkat pengirim dan penerima sinyal) perangkat telepon seluler.

Ponsel dengan dua kartu SIM punya dua transceiver, sehingga akan memiliki dua nomor IMEI yang berbeda. Nomor IMEI bisa digunakan untuk memblokir ponsel agar tak terhubung dengan jaringan seluler. []

CNNINDONESIA

305 total views, 2 views today