DPR Dorong Kemenkes dan Dinkes Petakan Kebutuhan Medis

Ketua DPR Bambang Soesatyo MANADO TRIBUNNEWS

ASATUNEWS.CO.ID — Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi IX DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota untuk melakukan pemetaan kebutuhan tenaga medis dalam jangka pendek, menengah dan panjang secara menyeluruh serta segera melakukan pemerataan distribusi dokter dan ruang rawat inap di daerah tertinggal, perbatasan, kepulauan terluar (DTPK) guna meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah tersebut.

Respon Ketua DPR ini berkaitan dengan belum meratanya pendistribusian dokter di wilayah pelosok dan kepulauan seperti di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku, yang berdampak terhadap buruknya kualitas dan aksesbilitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Meminta Komisi IX DPR mendorong Kemenkes untuk meningkatkan pelaksanaan program Wajib Kerja Dokter Specialis (WKDS) guna mengatasi permasalahan distribusi dokter spesialis yang tidak merata,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi IX DPR mendorong Kemenkes untuk membuat regulasi yang memudahkan lembaga pendidikan dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membuka kelas-kelas kesehatan, sehingga dapat mendorong lembaga pendidikan dan Pemda dalam mendidik dan melatih tenaga-tenaga kesehatan yang nantinya akan berdampak pada semakin bertambahnya lulusan tenaga kesehatan terutama di daerah-daerah yang kekuragan SDM kesehatan.

“Meminta Komisi IX DPR mendorong Kemenkes bersama dengan Dinkes Kabupaten/Kota untuk memperbaharui fungsi puskesmas menjadi puskesmas rawat inap yang dilengkapi dokter umum hingga spesialis, guna memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di pelosok,” tambahnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini juga mengungkapkan, pimpinan DPR meminta Komisi IX DPR mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten/Kota untuk meningkatkan insentif bagi dokter yang akan ditempatkan di pelosok atau kepulauan agar dapat merangsang tenaga kesehatan untuk siap mengabdi dan bersedia ditempatkan di daerah-daerah pelosok/terpencil. (**)

492 total views, 1 views today