Bamsoet Berharap Dualisme di KNPI Bisa Segera Diakhiri

Ketua DPR Bambang Soesatyo pada Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin (4/6/2018).

ASATUNEWS.CO.ID– Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap dualisme Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bisa segera diakhiri. Perpecahan dalam organisasi kepemudaan ini hanya akan merugikan kaum muda.

“Saya berharap dualisme dan perpecahan dalam tubuh KNPI tidak berlarut. Segera lakukan konsolidasi antara pimpinan KNPI di bawah Ketua Umum Fahd A Rafiq dengan KNPI di bawah Ketua Umum M. Rifai Darus agar KNPI yang terpecah bisa bersatu kembali,” ujar Bamsoet saat membuka Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Ketua DPR Bambang Soesatyo menegaskan KNPI sebagai wadah organisasi pemuda harus mampu menjadi sarana pemersatu kaum milenial di Indonesia, pada Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Bamsoet menegaskan, KNPI sebagai wadah organisasi pemuda harus mampu menjadi sarana pemersatu kaum milenial di Indonesia. Karenanya, para pimpinan dua KNPI yang ada harus mau melepaskan ego masing-masing demi keutuhan KNPI.

“Beda pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai jurang pemisah dan perpecahan. Lakukan dialog dari hati ke hati. Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan,” tutur Bamsoet.

Ketua DPR Bambang Soesatyo dan pengurus KNPI pada Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Politisi Partai Golkar ini berjanji akan meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memfasilitasi kedua KNPI yang berselisih untuk mencapai jalan keluar. Sebagai kementerian yang bertanggungjawab terhadap organisasi kepemudaan, Kemenpora tidak boleh membiarkan perpecahan di tubuh KNPI terus terjadi.

“DPR bersama Kemenpora siap memfasilitasi agar kedua dua kubu KNPI bisa bersatu lagi. Saya yakin kedua kubu KNPI memiliki tekad dan prinsip yang sama ingin memajukan kaum muda Indonesia. Kesamaan prinsip yang ada jangan dijadikan sumber perpecahan,” kata Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengungkapkan DPR telah menganggarkan dana yang tidak sedikit untuk kegiatan kepemudaan. Dalam APBN 2018, DPR menganggarkan lebih dari Rp 5 triliun untuk Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan santunan di sela Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin (4/6/2018).

“Semua organisasi kepemudaan bisa mengakses anggaran tersebut untuk berbagai kegiatan yang memajukan kaum muda. KNPI juga bisa mendapatkan dana pemerintah, hanya saja syaratnya harus solid terlebih dahulu,” papar Bamsoet.

Bamsoet berharap KNPI mampu melahirkan pemimpin muda masa depan. Karenanya, kader-kader KNPI diminta aktif terjun ke dunia politik, sehingga mampu menjadi motor utama pembangunan bangsa.

“KNPI harus melahirkan pemuda yang mampu mengisi berbagai jabatan penting di pemerintahan. KNPI juga harus memastikan kaum muda terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan kegiatan positif lainnya,” pungkas Bamsoet. (*)

358 total views, 1 views today