900 Kapal Tidak Melaut DPR Minta Segera Selesaikan Surat Izin Penangkapan Ikan

Ketua DPR Bambang Soesatyo ANTARA

Jakarta 20/7 (Asatunews.co.id) — Sekitar 900 kapal di beberapa daerah seperti Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Semarang, Cirebon, Bali, Pati dan Rembang tidak bisa melaut akibat proses pembuatan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang sudah diajukan kepada Dirjen Perizinan Dan Kenelayanan sejak dua bulan lalu namun belum selesai.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta
Komisi IV DPR mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Perizinan Dan Kenelayanan untuk segera menyelesaikan dan menerbitkan SIPI kapal-kapal tersebut.

“Mengingat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 11 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimum Gerai Perizinan Kapal Penangkap Ikan Hasil Pengukuran Ulang Pasal 8 Ayat (5) SIPI diterbitkan paling lambat dua hari setelah menerima tanda bukti pembayaran Pungutan Hasil Perikanan (PHP),” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta Jumat (20/7/2018), sambil menyinggung
ada puluhan ribu nelayan yang tidak bisa melaut sehingga mengalami kesulitan untuk menafkahi keluarganya.

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi IV DPR mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan inovasi peningkatan pelayanan pengeluaran Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

“Selain meningkatkan kemampuan kinerja SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memproses perizinan penangkapan ikan bagi nelayan-nelayan agar tidak terjadi keterlambatan dalam pemberian izin dimaksud,” demikian Ketua DPR. (**)

221 total views, 1 views today